oleh : Achmad Zakaria (Peneliti Indoleader)
Ada pertanyaan menarik tentang kepemimpinan. Salah satunya adalah apakah ada usia yang ideal seseorang menjadi pemimpin bangsa. Apakah orang muda bisa menjadi pemimpin sebuah negara?
Bagaimana kalau ada orang tua yang masih menjadi pemimpin berlarut-larut? Atau apa jadinya kalau pemimpin yang kebetulan berusia tua masih saja berlaku kekanak-kanakan atau sebaliknya adakah pemimpin yang berusia muda tapi kedewasaannya dalam bekerja melebihi usia biologisnya?
Sebenarnya, adakah batasan usia dalam memimpin bangsa? Kalau memimpin perusahaan atau berbisnis dan menjadi leader di institusi bisnis tersebut, memang tidak ada kamusnya tua atau muda sebagai batasan. Tapi kalau memimpin suatu bangsa? menjadi pemimpin kota atau kabupaten? pemimpin Indonesia?
Mengapa saya melontarkan ini ? karena saya kaget saja, melihat berita di TV dunia akhir-akhir ini. Bayangkan saja, ada dua pemimpin bangsa besar di dunia, Australia dan Russia barusan terpilih sebagai perdana menteri di usia yang tergolong tidak terlalu “tua”, yakni 40-an tahun.
Di Amerika sendiri ada calon presiden dari sebuah partai yang ikut konvensi pencalonan presiden dengan masih berusia under 50. Nah, kalau kita lihat dan bandingkan dengan Indonesia, bangsa kita?
Memang, di negeri khatulistiwa ini, banyak sudah anak muda berusia 30-40 tahun yang menjadi pemimpin, anggota dewan, CEO Perusahaan dan lain-lain. Tapi, bagaimana dengan Pemimpin Indonesia, katakanlah Presiden kita ? Tahun 2009 saja, katanya mau diadakan pemilu presiden, yang bermunculan dari calon-calon presiden sampai saat ini adalah orang-orang “stok lama”. Yakni berusia 60 -70 tahun.
Menurut sebagian orang, “lo lagi, lo lagi” atau disingkat 4L. Lalu, dimanakah anak muda kita? dimanakah orang2 yang under 50, under 40 dan under 30? Bangsa ini adalah bangsa besar, dan butuh energi besar untuk bangkit dari ketertinggalan.
Dan hemat saya, hanya orang muda lah yang memiliki energi kepemimpinan yang besar yang sanggup menyelesaikan bangsa ini keluar dari ketertinggalan dan keterpurukan baik ekonomi, politik dan sosial. Semoga masih ada pemuda yang konsern terhadap kepemimpinan bangsa ini. Bangkitlah Pemuda Indonesia!!!



March 11, 2008 at 9:12 am
alhamdulillah lahir juga akhirnya lembaga yang konsen pada kepemimpinan muda. semoga menjadi laboratorium kepemimpinan bagi bangsa indonesia yang mengalami krisis ini…
March 11, 2008 at 11:58 am
Masalahnya siapkah orang muda mimpin negeri ini? jangan hanya jargon saja mas…
March 12, 2008 at 2:28 am
Sebenarnya terlalu jadi masalah umur.
misalkan ada orang yang berumur tapi memiliki kompetensi, stamina, smangat dan jaringan kenapa ga dipilih sebagai pemimpin.
lalu misalnya ada anak-anak muda yang loyo, tak punya cita-cita, gila sex dsd kenapa perlu berharap dari yang muda.
btw, salam kenal
March 13, 2008 at 1:28 pm
Salam kenal norie,
Memang, stamina, kompetensi, semangat dan jaringan sangat perlu. Alangkah indahnya kalo yang itu semuanya dimiliki yang muda kan? kalau contoh pemuda yang anda sebut ciri2nya diatas, itu kan case per case, tidak bisa digeneraliasi.. karena kalau yang tua disamakan dengan contoh yang anda sebutkan di bagian terakhir comment anda, yang tua juga ada yang seperti itu, bahkan banyak yang selingkuh (kasus terbaru gubernur New York dituduh selingkuh), betul gak? tapi kita gak bisa generalisasi kasus menjadi sebuah kesimpulan umum bahwa mereka semua kaya gitu kan.. oke…
April 1, 2008 at 10:37 am
excellent blog! two thumbs up for you. indoleader coba bikin group di multiply.